Langsung ke konten utama

Dari Wilayah Banten, Gerhana Matahari Cincin Akan Terlihat seperti Bulan Sabit


Gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada 26 Desember 2019 bisa disaksikan di sebagian wilayah Provinsi Banten.


Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kota Tangerang Urip Setiyono menjelaskan, warga di wilayah Kota Tangerang dan beberapa kabupaten kota di Provinsi Banten bisa menyaksikan gerhana matahari cincin.
"Tapi, bentuknya seperti bulan sabit dari sini," ujar dia kepada Kompas.com, Minggu (15/12/2019).
Sedangkan di wilayah Indonesia, hanya warga di wilayah barat dan utara Pulau Sumatera yang bisa menyaksikan gerhana matahari penuh, seperti wilayah Kepulauan Nias dan sekitarnya.
Urip mengatakan, ada 8 wilayah di Provinsi Banten yang bisa menyaksikan gerhana matahari cincin dalam bentuk bulan sabit, yaitu di Serang, Cilegon, Rangkasbitung, Pandeglang, Ciruas, Tigaraksa, Tangerang, dan Ciputat dengan waktu yang berbeda-beda.
"Kontak pertama terjadi sekitar pukul 10.40 WIB di Kota Cilegon," jelas dia.
Adapun kota lain mengikuti dengan jeda waktu sekitar 1 sampai 2 menit. Sedangkan puncak gerhana bisa disaksikan pada tengah hari pukul 12.33.31 WIB.
"Kontak keempat terjadi pukul 14.21 WIB," kata dia.
Gerhana matahari tersebut akan berlangsung dengan rata-rata durasi 3 jam 40 menit di setiap kabupaten atau kota di Provinsi Banten.
Gerhana matahari cincin merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan. Fenomena ini terjadi karena posisi bulan ada di antara matahari dan bumi.
Bulan akan tampak lebih kecil dari ukuran matahari sehingga ketika bulan menghalangi cahaya matahari, akan menyisakan sedikit piringan di pinggir matahari yang terlihat seperti cincin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LUBANG HITAM

   Bagaimana lubang hitam bisa menarik cahaya padahal cahaya bukanlah benda fisik? - Will, usia 8 tahun, Victoria Pertanyaan yang sangat bagus, Will! Saya juga bertanya-tanya tentang hal ini ketika saya mulai mempelajari keajaiban fisika. Untuk menjawabnya, pertama-tama kita harus menjelaskan tiga hal: 1) apa itu cahaya, 2) apa itu gravitasi, dan 3) apa itu lubang hitam? 1) Apa itu cahaya? Cahaya hanyalah sebuah jenis energi yang merambat di ruang angkasa. Ada banyak jenis cahaya yang tidak bisa kita lihat secara fisik, tapi bisa kita deteksi dan bahkan kita gunakan. Sebagai contoh, sinar ultraviolet yang berasal dari Matahari adalah alasan mengapa kita harus memakai tabir surya–agar cahayanya tidak melukai kulit kita. Spektrum elektromagnetik mencakup semua jenis radiasi elektromagnetik - yaitu energi. Bagian di tengah dengan pelangi dan simbol matahari di atasnya menandakan cahaya tampak.   Shutterstock Penting bagi kita untuk mengingat bahwa meskipun cahaya tidak memil...